This is default featured post 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 13 Maret 2012

Payudara, Bagian Terfavorit Pria



Ghiboo.com - Lekuk tubuh wanita selalu sukses membuat pria terkagum-kagum. Salah satu yang menarik perhatian itu adalah payudara wanita.


Tak heran jika payudara dinobatkan sebagai bagian tubuh terfavorit pria. Berikut ini beberapa alasan mengapa pria menjadi pengagum payudara, dilansir melalui iVillage, Jumat (9/3).


Menenangkan


Ternyata, payudara tak hanya menjadi sumber kehidupan bagi bayi karena menyediakan makanannya, namun payudara juga memberikan efek menenangkan bagi pria. Saat melihat atau menyentuh bagian sensitif wanita itu, pria seakan mengingat pada sosok hangatnya seorang ibu yang selalu memberikan perlindungan.


Lebih Penting dari Wajah


Penelitian dari University of Wellington menunjukkan bahwa 47 persen pria lebih sering menatap payudara wanita dibandingkan melihat wajahnya. Bahkan, waktu untuk menatap payudara lebih lama dibandingkan menatap bagian tubuh lainnya.


Simbol Kesuburan


Apapun ukurannya, bagi kaum adam payudara merupakan simbol kesuburan wanita yang feminin dan menjadi sumber fantasi. Ini jugalah yang menjadi sebab mengapa pria lebih tertarik pada wanita yang telah mengalami fase pubertas dengan bentuk payudara yang sudah mulai terbentuk.


Seleksi Alam


Seperti teori yang dilontarkan Charles Darwin, pria akan lebih memilih wanita yang lebih subur karena mampu memberikan keturunan. Dan payudara menjadi salah satu simbol kesuburan. Bahkan di mata pria, semakin indah dan montok ukuran payudara seorang wanita, maka semakin tinggi tingkat kesuburannya. Sayangnya, anggapan itu salah besar.


Bagian Menggairahkan


Apapun alasannya, payudara dinilai sebagai bagian tubuh yang menggairahkan bagi kaum pria. Begitu pula sebaliknya, hanya menyentuh payudara, lelaki yakin mereka dapat membuat libido wanita meningkat.


Pria Makhluk Visual


Berbeda dengan wanita yang mudah terangsang hanya dengan membaca novel romantis, kaum pria justru membutuhkan rangsangan yang tampak dan nyata. Misalnya, wanita dengan balutan lingerie seksi lebih mudah merangsang pria.


Citra Sosial


Lingkungan sosial ternyata juga menjadi alasan mengapa lelaki begitu terobsesi dengan bagian dada wanita. Cukup dengan membaca majalah yang memperlihatkan keindahan payudara dalam balutan pakaian setengah terbuka, gairah para pria pun dapat dengan mudahnya dipengaruhi.


Bagian Tubuh yang Bikin Penasaran


Menunjukkan bagian intim, seperti payudara wanita, merupakan hal yang dianggap tabu bagi sebagian orang. Payudara dianggap simbol seks dan rangsangan yang kuat bagi lelaki. Semakin dilindungi payudara wanita semakin meningkat keinginan lelaki untuk mengetahuinya.

Pertama Dilihat Pria dari Wanita!


Ghiboo.com - Ketika mata Anda bertatapan dengan seseorang bisa mengirimkan arti yang besar. Mata memang mampu memberi sinyal terhadap perhatian dan minat seseorang terhadap Anda.


Karena itu yuk, kita lihat apa saja yang menurut Times of India menjadi hal pertama yang dilihat pria dari seorang wanita dibawah ini:


Rambut Anda


Sebenarnya Anda tidak harus memiliki rambut panjang sehingga mudah dibelai pria. Tapi yang terpenting adalah Anda bisa merawat rambut Anda dengan baik sehingga meski pendek tetap sehat dan menarik dilihat pria.


Senyuman tulus


Senyuman yang tulus atau tidak akan terlihat dan ini berpengaruh terhadap minat seorang pria terhadap Anda. Karena pria akan lebih senang melihat senyuman tulus dari wanita dan itu membuatnya tertarik kepada Anda.


Nada suara


Studi menunjukkan bahwa pria lebih suka dengan nada suara yang sedikit lebih jelas dan tinggi dari seorang wanita, karena itu berkaitan dengan kesehatan reproduksi dari wanita.


Besar pinggang


Jika pinggang Anda lebih kecil dari pinggul, itu menunjukkan kesuburan, dan tentunya secara naluriah pria menyukai hal tersebut.


Mata Anda


Semua bagian yang disebutkan tadi, fokusnya tetap pada mata. Ketika mata Anda bertemu dan saling tatap, bisa memberikan arti begitu banyak.


So, lebih cermat memperhatikan bagian diri Anda dan cara pria melihatnya!

Jumat, 09 Maret 2012

HARI PEREMPUAN



Hari Perempuan Internasional dirayakan setiap tanggal 8 Maret oleh kaum perempuan diseluruh belahan dunia merupakan sebuah kemenangan gerakan perempuan dalam memperjuangkan hak-hak dan kesetaraan kaum perempuan. Awalnya, pada tahun 1910 sebuah konferensi internasional di Copenhagen yang diorganisir oleh kaum sosialis yang memutuskan untuk ada satu momentum hari perempuan internasional sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan hak-hak asasi perempuan dan mendorong perjuangan hak suara perempuan diseluruh dunia.  Setahun kemudian (1911) Hari Perempuan Internasional pertama kali diperingati di Denmark, Austria, Jerman dan Swiss yang melibatkan satu juta perempuan dan laki-laki melakukan aksi turun ke jalan dengan tuntutan: hak ikut serta dalam pemilu, hak untuk bekerja, penghapusan diskriminasi dalam bekerja.
Hari Perempuan Internasional Hari Ini: Melanjutkan Perjuangan untuk Mewujudkan Kesejahteraan dan Kesetaraan
Kita jangan memaknai Hari Perempuan Internasional sebagai perayaan saja, tetapi sebagai bagian dari perjuangan perempuan untuk menuntut hak-haknya yang sampai hari ini belum selesai. Seperti masalah yang di hadapi oleh kaum buruh perempuan Indonesia sekarang di pabrik-pabrik yaitu tentang undang-undang ketenagakerjaan yang masih diskriminatif, upah rendah, pelecehan seksual, cuti haid maupun cuti hamil yang tidak diberikan dengan layak, kekerasan verbal, pelarangan membangun serikat buruh dan intimidasi. Kaum buruh harus menegakan perjuangan, tidak hanya hak-hak normatif kaum buruh saja tapi juga harus memperjuangkan hak-hak kaum buruh perempuan untuk mendapatkan perlindungan dari pelecehan seksual dan yang berhubungan dengan alat reproduksinya seperti; cuti haid, cuti hamil, cuti keguguran yang layak dll. Kaum buruh perempuan harus berada di garda paling depan untuk memperjuangkan hak kebebasan perempuan dalam pabrik.
Di Indonesia sendiri, Hari Perempuan Internasional menjadi inspirasi bagi gerakan perempuan yang akhirnya di hancurkan oleh kediktatoran militerisme orde baru. Maka untuk itu didalam kekinian dimana selama masih ada diskriminasi dan penindasan terhadap perempuan, maka tentu saja momentum itu harus diperingati secara gegap gempita dengan berbagai bentuk kegiatan yang tetap dalam kerangka perjuangan menuntut hak-hak sosial-ekonomi dan politik kaum perempuan.
Perjuangan tentang hak-hak perempuan di Indonesia telah dimulai sejak dulu, mulai dari zaman R.A Kartini, sampai zaman Dian Sastro saat ini. Sampai di Indonesia sendiri memiliki hari Kartini pada tanggal 22 April, dan  Hari Ibu pada 22 Desember. Perayaan-perayaan tersebut memang semata-mata didedikasikan untuk seluruh perempuan di dunia, yang sebenarnya sangat berpengaruh terhadap perkembangan dunia, tapi ternyata masih mengalami banyak ketidak adilan disana-sini.
Sebagai perempuan yang ikut terlibat dalam perekonomian negara, seharusnya bangga karena dianugerahi Tuhan untuk memiliki banyak keunggulan yang tidak dimiliki pria. Sebagian besar karyawan kaum perempuan memiliki peran ganda sebagai ibu rumah tangga sekaligus sebagai pekerja yang ulet, tangguh, dan etos kerjanya tinggi.
Beberapa Perusahaan di Indonesia banyak yang mempekerjakan perempuan terutama perusahaan-perusahaan padat karya yang mengandalkan tenag manusia seperti misalnya perusahaan rokok, perusahaan bulu mata palsu, perusahaan cinderamata, dan sebagainya yang memerlukan ketekunan, ketelitian, dan kesabaran, dimana keahlian tersebut lebih dominan dimiliki oleh kaum perempuan.
Belum lagi perempuan-perempuan yang duduk sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Gubernur, Bupati, Pegawai Negeri, Perusahaan Negara, Swasta, Tenaga Penjualan, termasuk mereka yang bekerja di sektor-sektor informal. Di bidang perdagangan, perempuan tidak kalah hebatnya. Selagi kaum laki-laki masih tertidur pulas, perempuan pedagang ini sudah berdesak-desakan di atas mobil bak terbuka membawa dagangannya menembus dinginnya udara pagi. Begitu pula para petani sayur yang sudah akrab dengan selimut kabut udara pagi menunaikan pekerjaannya demi menambah penghasilan keluarga.
Para Tenaga Kerja Wanita yang banyak bekerja di beberapa negara Timur Tengah dan Asean juga perempuan yang hebat. Meskipun sering terjadi tindak kekerasan maupun pelecehan oleh para majikan, tapi tidak menyurutkan niat ribuan calon yang lain untuk bekerja meninggalkan anak, suami, orang tua, ataupun keluarga yang dicintai demi memperoleh penghasilan.
Perempuan memang memiliki banyak keunggulan dalam bekerja maupun dalam mengelola keuangan, seperti misalnya ;
  1. Tekun. Perempuan relatif lebih tekun dalam bekerja dibandingkan dengan laki-laki. Walaupun mungkin imbalan yang diperoleh tidak sebanding dengan ketekunannya, tetapi mereka tetap menggeluti apa yang menjadi pekerjaannya.
  2. Rajin. Hasil Kerja kaum perempuan biasanya lebih rajin dari pada hasil kerja laki-laki. Kaum perempuan biasanya sangat memperhatikan hal-hal yang berkaitan dengan kebersihan, kerajinan dan keindahan.
  3. Disiplin. Perempuan juga biasanya sangat menjunjung tinggi disiplin waktu maupun disiplin kerja. Hal ini dapat dilihat dari pertemuan-pertemuan rutin, pengajian, atau kegiatan sosial yang dilakukan oleh kaum perempuan, umumnya lebih berhasil daripada yang dilakukan oleh laki-laki.
  4. Hemat. Sebagian besar perempuan juga memiliki sifat hemat. Mereka hati-hati sekali dalam membelanjakan uangnya. Apalagi perempuan-perempuan yang bekerja mencari uang dengan tenaga dan keringatnya sendiri, mereka sangat memperhitungkan pengeluaran keuangannya.

HARI PEREMPUAN SEDUNIA


Hari Perempuan Sedunia Tren Hari Ini

Simone de Beauvoir, salah seorang filsuf perempuan, pernah berkata “Perempuan diciptakan bukan sebagai perempuan, tapi menjadi perempuan!.” Pada awalnya perempuan hanya dipandang sebelah mata oleh sebagian laki-laki dalam pergaulan sosial masyarakat. Partisipasi kaum hawa ini sangat dibatasi, khususnya di bidang industri, ekonomi, dan politik. Hal yang kemudian membuat perempuan ‘berontak’ dan menolak pembatasan itu.
Sejarah kemudian mencatat berbagai gerakan yang dilakukan kaum perempuan untuk menuntut haknya. Dimulai sejak jaman Yunani Kuno, hingga pada 1909 ketika untuk pertama kalinya Hari Perempuan Nasional diperingati setiap tanggal 28 Februari di Amerika Serikat. Berlanjut ke Austria, Denmark, Jerman dan Swiss, dimana perempuan berdemonstrasi menuntut hak untuk ikut serta dalam pemilu dan posisi di dalam pemerintahan pada 1911. Selain itu, mereka menuntut hak bekerja, kesempatan memperoleh pelatihan, dan penghapusan diskriminasi dalam pekerjaan. Saat itu Hari Perempuan Sedunia diperingati setiap tanggal 19 Maret.
Sampai akhirnya PBB mengakui Hari Perempuan Sedunia atau International Women’s Day setiap tanggal 8 Maret mulai tahun 1975. Tanggal tersebut merupakan momen dimana kaum perempuan di Rusia menggelar unjuk rasa menuntut Tsar (kaisar) Rusia untuk turun tahta dan menghentikan perang yang telah menewaskan dua juta tentara. Sang kaisar akhirnya lengser dan pemerintah Rusia mengakui hak perempuan untuk ikut serta dalam pemilu.
Hari ini (Selasa, 8 Maret 2012) gaung Hari Perempuan Sedunia juga terasa di linimasa. Jejaring Salingsilang.com berhasil menangkap percakapan mengenai hari tersebut sebagai percakapan yang paling ramai dibicarakan.

HARI WANITA SEDUNIA


Sejarah Hari Wanita Sedunia

Posted by: makankenyang on: March 8, 2012
Hari Wanita SeduniaBerbahagian para wanita karena hari ini adalah hari wanita sedunia. Mungkin hari ini berbeda dari hari ulangtahun masing – masing yang dirayakan makan bareng, kue ultah, lagu ulang tahun, baju wanita yang indah dan aksesoris yang memukau. Hari ini berfungsi sebagai hari peringatan akan keberhasilan wanita di bidang ekonomi, politik dan sosial.

Awal Cerita Perayaan Hari Wanita Sedunia

Sebenarnya perayaan hari wanita ini pertama kalinya diadakan pada tanggal 28 Februari 1909. Perayaan ini pertama kalinya diadakan oleh negara Amerika Serikat setelah adanya deklarasi dari Socialist Party of America (SPA). Melihat keberhasilan wanita di Amerika Serikat, wanita lain dari berbagai negara mulai memperjuangan hak mereka baik di bidang ekonomi, politik dan sosial.
Pada tanggal 18 Maret 1911, International Woman’s Day (Hari Wanita Sedunia) yang disingkat IWD pertama kalinya diperingati oleh lebih dari 1 juta orang yang berasala dari Austria, Jerman, Denmark dan Swiss. Perjuangan wanita tidak berhenti disana. Dengan mengenakan baju wanita terbaik mereka, mereka bergerak agar negara mengakui hak – hak mereka. Ini terjadi di berbagai negara.
Pada tahun 1913, Wanita Rusia bangkit dan merayakan IWD pada hari minggu terakhir bulan Februari. Wanita Rusia tidak kenal takut. Pada hari minggu terakhir di bulan Februari tahun 1917 (jatuh oada tanggal  8 Maret sesuai penanggalan Gregorian), wanita Rusia mengadakan demo sebagai bentuk perayaan IWD.
Pada tanggal  8 Mei 1965, pemerintah Soviet mengeluarkan undang – undang baru bahwa IWD akan dianggap sebagai hari libur nasional untuk negaranya. Para wanita soviet akhirnya bisa menggenakan baju wanita terbaik mereka dan berkumpul dengan sesamanya untuk menikmati hari libur mereka.

Keputusan Penting Untuk Hari Wanita Sedunia

Untuk negara – negara di barat, perayaan ini sangatlah penting. Pada tahun 1977, PBB mengundang setiap negara yang sudah menjadi anggota PBB untuk menyatuhkan pendapat tentang hari yang akan ditetapkan sebagai hari wanita sedunia. Hasil dari pertemuan tersebuta adalah PBB mempromoklasikan tanggal 8 Maret sebagai hari wanita internasional yang memperingati  hak asasi wanita dan perdamainan dunia.

Kesimpulan Dari Sejarah Hari Wanita Sedunia

Bila dihitung – hitung, untuk mendapat pengakuan ini, kaum perempuan telah berjuang cukup panjang. Ini memberikan kita sebuah pencerahan bahwa bila bersama – sama semua hal yang diinginkan akan tercapai dan jangan pernah menyerah. Semoga berguna –hm-

Selasa, 29 November 2011

PILKADES PILKADA INKONSINTENSI



Pemilihan dan perebutan kekuasaan secara langsung merupakan fenomena terbaru dalam politik kontemporer-pragmatis di Indonesia. Fenomena tersebut tidak hanya menyinggung teori konflik secara sederhana, akan tetapi memasuki wilayah konflik  perangkat politik yang paling mendasar dalam sistem kepemerintahan. Dalam sistem politik pemerintahan Indonesia yang berpedoman pada nilai nilai kewilayahan dan substansi lokal, nilai kepentingan menjadi faktor penentu perkembangan dan keputusan politik yang bermuara pada kekuasaan.

Nilai kepentingan selalu berkorelasi positif dengan seberapa besar target penguasaan terhadap wilayah itu sendiri dan berbanding lurus dengan kepentingan perangkat politik khususnya yang bersinggungan dengan aset-aset milik negara. Perkembangan pemilihan dan perebutan kekuasaan secara langsung menciptakan varian-varian baru pada tingkat implementasinya. Contoh semu adalah pelaksanaan pilkada disetiap tingkat kewilayahan yang telah menciptakan berbagai bentuk, sikap, keputusan maupun alur politik sesuai kepentingan dan kekuasaan yang diperebutkan.

Berbicara pilkada tidak lepas dari urusan kepentingan pemerintahan, baik nasional maupun lokal. Pilkada menjadi salah satu indikator keberhasilan pelaksanaan demokrasi dan desentralisasi, juga menjadi nilai ukur dari konsistensi kebijakan pemerintahan dalam menerapkan kehidupan politik di Indonesia. Kebijakan pemerintahan yang konsisten  akan mempercepat proses pendewasaan politik dimasyarakat dan memperkuat perangkat-perangkat politik dalam sistem politik yang masih rapuh dan belum memiliki bentuk. Sebaliknya, kebijakan pemerintah yang inkonsisten menjadi pemicu hancurnya perangkat politik yang dibangun dan menjadi aktor utama proses eleminasi partisipasi politik lokal.

Kebijakan pemerintah selalu memasuki ruang kepentingan publik lokal. Akan selalu bernilai positif jika kebijakan tersebut dikelola secara teratur yang memungkinkan terjadinya kesesuaian dengan perkembangan politik diberbagai level politik. Konteks ini merupakan artian dari teori politik yang menyatakan bahwa keteraturan dan kemapanan demokrasi ditingkat nasional yang diwakili oleh kebijakan pemerintah akan ditentukan oleh proses konsolidasi demokrasi ditingkat lokal (kebijakan pemerintah lokal) sehingga prosesi pemilihan dan perebutan kekuasaan secara langsung memerlukan ritme politik yang selaras.

Tidak jauh berbeda dengan ungkapan Tip O’Neil tentang ”all Politics is local” yang menyatakan bahwa demokrasi tingkat nasional akan tumbuh dan terkonsolidasi menjadi perangkat dan instrumen politik yang kuat dan mapan jika ditunjang oleh politik tingkat lokal yang mengakar membentuk demokrasi yang utuh atau dengan kata lain, demokrasi tingkat nasional bergerak akan ke kutub positif apabila terbentuk tatanan dan perangkat politik lokal yang mengalir membentuk konfigurasi dan sikap politik yang santun antar lokal dan nasional.
Teori politik dan ungkapan Tip O’Neil bersesuaian dengan aksi demonstrasi ratusan kepala desa yang tergabung dalam Persatuan Kepala Desa dan Perangkat Desa Nusantara (Parade Nusantara) tanggal 8 Februari 2006 yang melahirkan polemik baru di pemerintahan. Aksi ini merupakan gambaran kecil dari perkembangan politik lokal yang selama ini berupa politik potensial kultural bergerak membentuk politik kinetik modern yang bermuara kepada diversifikasi kepentingan politik ditingkat lokal demi perebutan kekuasaan
Substansi terpenting dari aksi demonstrasi berkaitan dengan kebijakan pemerintah yang selama ini diterapkan dalam pelaksanaan pemilihan dan perebutan kekuasaan secara langsung yang dinilai tidak konsisten. Substansi aksi tersebut adalah tuntutan merevisi Peraturan Pemerintah No 72/2005 tentang Desa dan Undang-Undang No 32/2004 tentang Pemerintahan Daerah khususnya pasal 16 poin (a) PP No 72/2005 yang melarang kepala desa menjadi pengurus parpol dan pasal 16 poin (d) yang melarang kepala desa terlibat dalam kampanye pemilu, pemilihan presiden, dan pemilihan kepala daerah. Aksi ini merupakan bentuk protes terlembaga akibat ketidakkonsistensian kebijakan pemerintah terhadap kepentingan lokal sehingga memperjelaskan ketidaksiapan pemerintah dalam menyelaraskan dengan kepentingan politik lokal.
Ketidakkonsistenan pemerintah terlihat dari beberapa hal, pertama penerapan hukum atau kebijakan pemerintah yang ambivalensi dan bermuka dua. Dalam implementasi PP No 72/2005 aparat pemerintah dilarang berpolitik dan ikut berkompetisi dalam perebutan kekuasaan, akan tetapi pada Undang-Undang No 32/2005 aparat pemerintah diharuskan berpolitik dengan menggunakan kendaraan parpol dalam memperoleh kekuasaan. Ketidakkonsitenan ini tidak hanya merugikan kelembagaan pemerintah oleh kepentingan politik, bahkan lebih dari itu, pemerintah melanggar hukum dan menjadi terpidana disistem hukum yang dibuat sendiri.
Kedua, ketidakkonsistenan pendistribusian anggaran negara dalam mengembangkan politik di masyarakat. Pemerintah berupaya keras untuk membiaya pemilu, pilpres dan pemilihan kepala daerah melalui serangkaian kebijakan yang terkadang lintas sektoral, berbeda jauh dengan pemilihan kepala desa yang harus membiayai dirinya sendiri tanpa dukungan kebijakan pemerintah nasional maupun lokal padahal dari sisi kepentingan dan keadilan politik, pemerintah berkewajiban memfasilitasi pilkades sebagai tugas mengembangkan politik lokal. Jika ini tidak terjadi, pemerintah telah menjadi pihak yang mematikan perkembangan politik lokal, sekaligus menjadi faktor penghambat dalam penerapan demokrasi di tingkat nasional.
Ketidakkonsistenan ketiga adalah pemisahan aparat dari politik. Pemisahan aparat pemerintah bisa dilakukan jika pemerintah dengan tegas melakukan pembenahan dan penyeragaman aturan agar segala bentuk pemilihan untuk perebutan kekuasaan meminimalkan campur tangan politik baik kultural dan modern. Akan tetapi jika kita analisis lebih mendalam tentang tindak tanduk pemerintah dan aparat pemerintah dalam berpolitik, tidak ada perbedaan nyata disetiap level baik nasional, lokal hingga tingkat masyarakat hampir semua berpolitik dengan atau tanpa akses dan fasilitas pemerintahan atas dasar loyalitas dan kepentingan umum, termasuk penggunaan kepala desa sebagai ujung tombak perebutan suara untuk kekuasaan. Jika ini tetap dilaksanakan akan semakin menceburkan pemerintah ke dunia politik dan semakin jauh keinginan memisahkan pemerintah dari politik sehingga keberadaan pemerintah ke depan akan selalu ditentukan oleh politik itu sendiri.
Banyak hal yang bisa dilakukan oleh pemerintah untuk kembali menjadi pihak konsisten dalam menerapkan kebijakannya, antara lain membuat aturan terpisah tentang pelaksanaan pilkades dengan tetap mengacu pada aturan yang sudah ditetapkan. Aturan tersebut tidak hanya berisi pelaksanaan teknis tetapi merupakan aturan yang bermuara pada pelaksanaan desentralisasi politik yang menghargai potensi dan perkembangan politik lokal sehingga tidak dipandang sempit sebagai jalan tengah bagi pemenuhan aspirasi lokal dan penghentian konflik sementara.Langkah lain yang bisa dilaksanakan pemerintah adalah legalisasi keinginan para aparatur pemerintah untuk berpartisipasi aktif dalam dunia politik dengan batasan-batasan tertulis dan mengikat sehingga kepentingan secara individu sebagai warga negara yang memiliki hak politik bisa diselaraskan dengan kewajiban aparat pemerintah dalam melayani warga negara. 

Berdasarkan kondisi diatas, kadar konsistensi kebijakan pemerintah selalu ditentukan oleh kepentingan pemerintah, penggunaan aset-akses, dan protes aktif aparat dalam berpolitik guna mempertahankan kekuasaan yang dimiliki. Dengan kata lain, pemerintah akan semakin tidak konsisten ketika kepentingan mempertahankan kekuasaan lebih besar dibanding mempertahankan penghargaan terhadap perkembangan politik lokal dan kondisi politik yang kondusif.   

Minggu, 06 November 2011

Ada Apa Di Dalam Ka'bah ?



Tak banyak orang yang mempunyai kesempatan untuk masuk ke dalam Ka’bah. Bangunan berbentuk bujur sangkar yang menjadi pusat arah bagi umat Muslim yang melakukan shalat itu sebenarnya memiliki ruang yang cukup luas.
Dengan tinggi saat ini sekitar 39 kaki 6 inci (kira-kira 11 meter) dan ukuran total adalah 627 kaki persegi maka ukuran dalam Ka’bah adalah 42,64×29,52 kaki atau sekitar 12,7×8,85 meter. Ruangan di dalam Ka’bah diperkirakan mampu menampung sebanyak 50 orang.
Namun, tahukah anda, apa saja isi di dalam bangunan yang disucikan umat Islam itu? Ketua Islamic Society of North America (ISNA) atau Masyarakat Islam Amerika Utara pernah diberi kesempatan untuk masuk ke dalam Ka’bah di tahun 1998. Ternyata tak banyak benda yang terdapat di dalamnya.
Di dalam Ka’bah ternyata terdapat 3 pilar dan meja untuk meletakkan parfum. Di langit-langitnya tergantung beberapa lampu lentera. Tak disebutkan lampu lentera itu terbuat dari bahan apa. Namun pada tahun 1940-an, lampu itu dikabarkan terbuat dari emas dan bertatahkan permata serta mutiara.
Di dalam Ka’bah tak ada lampu listrik. Sementara tembok dan lantainya terbuat dari marmer. Tak ada satu pun jendela di bagian dalamnya dan hanya terdapat satu pintu untuk keluar-masuk. Langit-langit Ka’bah juga ditutupi selimut kain seperti halnya dinding bagian luarnya.

My Picture Slideshow: Hasrum’s trip from Jakarta, Java, Indonesia to Makassar was created by TripAdvisor. See another Makassar slideshow. Create a free slideshow with music from your travel photos.

Blogger Advertisement